Lakuliner Ajak Pebisnis Rumahan Manfaatkan Spot Terabaikan Jadi Ladang Bisnis

May 22, 2022 0 Comments

Di Indonesia, khususnya di Jakarta, layanan pemesanan bahan makanan secara online masih sangat diminati oleh sebagian besar masyarakat. Hanya dengan membuka aplikasi di smartphone dan mengisi saldo kita bisa makan makanan favorit kita.

Google, Temasek, dan Bain Company memperkirakan nilai barang dagangan bruto (GMV) layanan pengiriman dan transportasi makanan online di Indonesia akan mencapai US$16 miliar pada tahun 2025, setara dengan Rp225,6 miliar (US dari Rp14.000). Dolar Amerika). ).

Banyaknya pengguna jasa pengiriman sembako online tentunya tidak terlepas dari pandemi Covid-19 yang merebak sejak tahun 2020. Selain itu, konsep cloud kitchen berdasarkan riset Savills – konsultan real estate – akan meluncurkan 70 cabang dapur komunitas dengan lebih dari 500 dapur kabin di Jakarta pada Maret 2021.

Sebagai salah satu pebisnis kuliner di Indonesia, Lakuliner memanfaatkan tingginya jumlah pengguna pesan antar makanan dan tren positif cloud kitchen dengan terus memperluas cabang di berbagai tempat.

Lakuliner juga mengajak masyarakat luas untuk bekerjasama dalam mentransformasikan titik-titik terlantar di rumah menjadi peluang bisnis.

Bersama Lakuliner, ibu rumah tangga dan ibu rumah tangga bisa berjualan sembako dari rumah masing-masing. Selain itu, ada juga testimoni positif dari Ibu Yuli, pemilik toko kelontong Tiarap Duck Chicken.

Baca Juga : nonton film sub indo disini.

Dari tahun 2011–2019, Ayam Bebek Tiarap dijual secara offline. Kemudian pandemi datang dan mereka harus tutup selama lima hingga enam bulan. Namun, pada tahun 2020, Tiarap Bebek Ayam online dengan Lakuliner. Tujuh poin telah berhasil dibuka dengan pendapatan yang memuaskan.

Perlu diketahui bahwa pemilik usaha perhotelan merasa mudah untuk melakukan kegiatan operasional. Yang harus Anda lakukan adalah mengirim makanan yang sudah dimasak ke jaringan dapur Lakuliner. Lakuliner dan Home Kitchen bermitra untuk memasak sisa makanan.

Selain itu, melalui model bisnisnya, Lakuliner ingin melibatkan pelaku UMKM di bidang kuliner untuk berkolaborasi dan maju bersama. Kerja sama yang ditawarkan adalah sistem bagi hasil antara mitra usaha kuliner dengan pemilik dapur rumah.

Inilah cara UKM kuliner dapat berkembang dengan biaya sederhana dan operasi taktis.

Lakuliner akan terus berekspansi ke 100 cabang di Jabodetabek bersama mitra bisnis kuliner dengan memanfaatkan ruang/ruang kosong di rumah-rumah warga yang saat ini belum maksimal,” kata CEO Dharmasaid linerl Rinal 5/2022). ).

Akankah konsep dapur awan, berdasarkan dapur rumah, merusak kualitas dan kebaikan makanan? Tentu tidak. Lakuliner selalu melakukan kontrol atau audit yang kuat, mulai dari standarisasi kebersihan, pengendalian hama, hingga menanggapi dan menyelesaikan keluhan pelanggan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.