3 Bos BCA Tambah Porsi Kepemilikan Saham, Totalnya Rp 1,75 Miliar

May 13, 2022 0 Comments

Tiga Pimpinan PT Bank Central Asia Tbk (Bank BCA) atau BBCA Meningkatkan kepemilikan saham perseroan menjadi Rp1,75 crore, ketiganya adalah Direktur BCA John Kosasih, Direktur BCA Subur Tan, dan Direktur BCA Santoso.

Pengalokasian porsi saham tersebut akan dilakukan pada 9-10 Mei 2022. Informasi tersebut akan disampaikan dalam laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sedangkan Santoso menambah 30.000 lembar saham dengan harga Rp 7.600 per lembar. Transaksi ini terjadi pada 9 Mei 2022 dengan status kepemilikan saham langsung. Artinya, Santoso membeli saham senilai Rp 228 juta.

Dengan kenaikan saham tersebut, kini Santoso menurunkan 1,97 juta saham di Bank BCA dari sebelumnya 1,94 juta saham. Kemudian di hari yang sama, John Kosasih membeli 50.000 lembar saham dengan harga Rp 7.725 per lembar.

Nilai sahamnya Rp 386,25 juta. Pembelian ini menambah total kepemilikan Santoso dari 121.765 saham menjadi 171.765 saham.

Subur Tan menyusul pada hari yang sama. Pada 9 dan 10 Mei 2022 ia mempertaruhkan taruhannya di BBCA tiga kali. Pada 9 Mei, Subur Tan meningkatkan kepemilikannya melalui dua transaksi dengan harga berbeda.

Dia awalnya membeli 50.000 saham blue chip dengan harga Rp 7.650 per saham. Dia menghabiskan 382,5 juta rupee untuk pembelian itu. Ia kembali membeli 50.000 lembar saham BBCA dengan harga Rs 7.675 per saham atau Rs.383,75 juta.

Aksi beli ini dilakukan pada 10 Mei 2022. Ia menambahkan jumlah saham yang sama, yakni 50.000 lembar dengan harga lebih rendah Rp 7.450 per lembar. Total pembelian Rp 372,5 juta. Dengan pembelian ini, Subur Tan menghabiskan dana Rp 1,14 miliar untuk menambah kepemilikan menjadi 14,99 juta saham.

Akhir Maret lalu, Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja juga menaikkan persentase kepemilikan saham dengan harga pelaksanaan Rp 8.060,75 per saham.

Jahja membeli 633.005 Active dari penerbit BBCA ini. Saham Tjahjas dan emiten blue chip juga naik menjadi 40.811.090 saham dari 40.178.085 saham. Transaksi selesai pada Selasa 22 Maret 2022. Dengan demikian, Jahja memborong Rp 5,1 Pak untuk penambahan saham BCA.

Pada perdagangan Senin, 9 Mei 2022 lalu, saham BBCA turun 6,46 persen, turun 525 poin menjadi Rp7.600 per saham. Harga saham BBCA berlanjut hingga hari perdagangan keesokan harinya, Selasa 10 Mei 2022. Saham Bank BCA masih bergejolak pada perdagangan akhir pekan ini. BBCA dibuka di 7.250 dengan pergerakan tertinggi di 7.450.

Leave a Reply

Your email address will not be published.